Mau Magang di Telkom? Yuk Kunjungi Level Up!

Halo Sobat Inovator! Saat ini kalian pasti sudah tidak heran lagi bahwa personal branding sangat diperlukan lho. Yup betul, hal itu demi memberi tahu khalayak luas tentang value diri kalian. Di tengah maraknya perkembangan teknologi, berbagai perusahaan berlomba untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Nah, tetapi dalam proses recruitment-nya, terdapat permasalahan yang terjadi pada calon pemagang dan perusahaannya. Dapat dikatakan prosesnya masih menggunakan cara-cara tradisional, sehingga tidak memudahkan kalian dalam mewujudkan cita-cita untuk praktek kerja lapangan/magang di perusahaan yang diimpikan.

Kali ini kalian akan tahu jawaban dari permasalahan tersebut. Level Up adalah jawaban dari sulitnya proses recruitment dunia praktek kerja lapangan/magang yang akan kalian hadapi. Kak Cana Paranita, Chief Executive Officer Level Up menjelaskan, “Level Up membantu perusahaan untuk bisa menemukan tambahan resources secara cepat, mudah, dan terjangkau,” ujarnya. Cara tradisional sudah tidak ditemukan lagi pada proses recruitment-nya. Kak Yani Maria, Chief Technology Officer Level Up menjelaskan, “Biasanya perusahaan masih manual, menggunakan berkas. Level Up merupakan solusi digital untuk setiap unit dalam sebuah lowongan pekerjaan,” katanya. Kalian juga tidak perlu khawatir dengan proses recruitment yang ribet. Kak Cana menegaskan, “Sisi recruitment cukup simple, hanya seleksi berkas dan interview,” ujarnya.

Proses terbentuknya Level Up cukup banyak menemui rintangan loh Sobat Inovator. Awalnya Level Up perlu mengubah tradisi recruitment praktek kerja lapangan/magang di Telkom secara tradisional menjadi modern. Kak Yani menjelaskan, “Proses magang yang ada di Telkom secara keseluruhan masih manual. Banyak teman-teman magang yang titipan saja,” katanya. Nah hal tersebut akhirnya memberikan dampak buruk pada pemagang dan karyawan Telkom “Experience-nya jadi jelek, dari karyawan dan pemagangnya jadi kurang,” tambahnya.

Level Up berkomitmen agar terus konsisten meningkatkan layanan digitalnya dari dahulu, sekarang, dan masa mendatang. Kak Edita Karenina, Chief Marketing Officer Level Up menjelaskan, “Awalnya menggunakan Google Form. Dari situ makin banyak animo yang mau praktek kerja lapangan/magang. Akhirnya mulai lah muncul Google Studio, sekarang udah ada web-nya,” ujarnya. Improvement yang terus dilakukan menjadi salah satu alasan Level Up masih menunjukkan eksistensinya sampai saat ini. Kak Yani mengatakan, “Demand yang akan selalu ada membuat kita masih bertahan,” ujarnya. Hal itu sebagai perwujudan dari cita-cita Level Up loh Sobat Inovator untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas bagi perusahaan, “Cita-cita kita ingin mewujudkan talenta digital. Ingin membantu Indonesia dengan memajukan daya saingnya dengan design thinking, manage career, dan sebagainya,” sambungnya.

Walaupun Level Up memiliki tujuan yang baik bagi masyarakat luas, ia masih saja menerima cibiran. Kak Karen mengatakan, “Karena mengembangkan Level Up sampai sekarang itu banyak yang mencibir. Namanya perubahan itu banyak yang mikirnya masih pakai cara lama,” katanya. Namun banyak pula akhirnya yang mendapatkan manfaat melalui adanya Level Up ini. Kak Canna mengatakan, “Inovasi ini bisa kita rasakan manfaatnya. Jadi ketemu winwin solution buat anak magang,” ujarnya.

Level Up akan meningkatkan daya saing dengan metode yang relevan, salah satunya menggunakan agile mindset, Kak Canna menjelaskan, “Kami sadar kita perlu lebih agile. Sadar banyak kampus yang membutuhkan mahasiswa untuk experience yang lebih,” ujarnya. Langkah tersebut akan diwujudkan dengan solusi konkret, “Kami perlu memperluas tim dari segi jumlah dan kualitas. Menguatkan tim agar go to market lebih cepat dan berani. Kami perlu lebih banyak support dari internal dan eksternal,” lanjutnya.

Ke depannya Level Up akan terus mengembangkan solusi-solusi baru untuk menjawab berbagai fenomena yang dihadapi dalam proses recruitment praktek kerja lapangan/magang. Kak Canna mengungkapkan, “Ini akan menjadi big thing ke depannya. Perusahaan dan anak magang bisa menjadi saling melengkapi,” ujarnya. Level Up berkomitmen untuk memberikan sumber daya manusia yang berkualitas pada Telkom, “Kami berusaha mempertemukan untuk mendapatkan experience yang oke dari talent digital,” ujarnya.

Bagaimana Sobat Inovator, kalian tertarik untuk praktek kerja lapangan/magang di Telkom? Yuk segera kunjungi Level Up untuk mengetahui informasi menarik lainnya mengenai dunia praktek kerja lapangan/magang di Telkom! Segera wujudkan mimpi kalian untuk praktek kerja lapangan/magang di Telkom bersama Level Up!

Leave a Comment

Your email address will not be published.