Deteksi Masalah Jaringan dengan Network Monitoring System

Halo Sahabat Innovator! Suka kesel ga sih kalau sewaktu meeting atau kelas online tiba-tiba harus re-connecting ataupun kendalan jaringan lainnya? Pasti abis itu langsung nyalahin provider internetnya kan? Kamu udah tau belum kalau ada yang namanya Network Monitoring System (NMS)? Buat apa sih NMS ini?

Network Monitoring System (NMS) adalah sistem yang melakukan pengawasan pada perangkat jaringan seperti router, switches, dan lain sebagainya melalui perangkat keras maupun perangkat lunak. NMS ini dapat diaplikasikan untuk semua ukuran bisnis dari small-medium-businesses (SMB) hingga enterprise. NMS juga sangat cocok untuk bisnis kecil, karena cenderung lebih beresiko terkena ancaman keamanan.

Keuntungan lain dari adanya NMS ini adalah dapat dilakukannya monitoring jaringan secara remote atau jarak jauh sehingga dapat menghemat biaya tenaga kerja, infrastruktur bisnis kecil dapat dipetakan dengan baik dan tetap up-to-date kapan pun dan dimana pun, karena NMS akan tetap mengirimkan peringatan apabila ada masalah yang muncul.

Digital Amoeba juga mempunyai aplikasi yang dapat menghandle NMS ini lho. Yup, bener banget, Netmonk! Netmonk adalah aplikasi monitoring jaringan dan network monitoring services yang memanfaatkan analitik untuk membantu manajer dan tim operasional IT dalam mengelola dan mengaudit jaringan, serta membantu pengambilan keputusan investasi infrastruktur jaringan yang lebih baik.

Tak perlu khawatir dengan masalah harga, karena Netmonk menawarkan layanan terbaik dengan harga yang sangat affordable karena di dalam Netmonk terdapat 3 modul (Network Monitoring, Web/API Monitoring, dan Server Monitoring) dalam 1 aplikasi. Mau makin mudah mendeteksi kendala jaringan? Pakai Netmonk aja!

Leave a Comment

Your email address will not be published.